Pengawasan Terpadu Perairan Umum Daratan : Perairan Aman, Pokmaswas Berwawasan

Senin, 16 April 2018 09:00:56 - Oleh : Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil dan Pelelangan Ikan | Kontributor : Erna Dwi Hastuti

Foto : Pengawasan perairan secara terpadu dilaksanakan dengan melibatkan persoil dari Sat Pos Polair Glagah,Satpol PP Kab KP,DLH KP,Bag Adm Perekonomian Setda KP. Foto pemantuan dilaksanakan di Sungai Progo,Brosot,Galur KP.

Sekolah Lapang Nelayan Pertama di DIY

BUDIDAYA IKAN KERAPU

FORUM GROUP DISCUSSION antar KUB se - Kulon Progo

KEGIATAN TIM WASDU PERAIRAN UMUM DARATAN KABUPATEN KULON PROGO

BERBURU ILMU BUDIDAYA LELE KE TULUNGAGUNG

T

im pengawasan terpadu Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo, pada hari Senin tanggal 9 April 2018 melakukan kegiatan pengawasan ke perairan umum wilayah Kulon Progo. Tim yang terdiri dari  Satpol PP, Satpol Air, Dinas Lingkungan Hidup, Bagian Perekonomian Setda KP dan Dinas Kelautan dan Perikanan melakukan pengawasan ke perairan umum Sungai Progo di Desa Brosot Kecamatan Galur, aliran irigasi Sungai Ngelo dan Sungai  Sen, Dusun  Sungapan Desa Wahyuharjo Kecamatan Lendah serta Laguna Glagah di Desa Glagah Kecamatan Temon.

Di aliran Sungai Progo, Desa Brosot, dijumpai beberapa warga yang menambang pasir dan ada juga yang memancing ikan. Ikan yang didapat di Sungai Progo ini antara lain, Kepek, Sogo, Wader, Nila, dan pernah juga dijumpai Sidat. Tidak didapati warga yang menangkap ikan dengan setrum atau obat terlarang. Disampaikan kepada warga bahwa, tidak diperkenankan melakukan  penangkapan ikan dengan menggunakan setrum atau obat obatan karena bisa mengganggu kelestarian sumber daya ikan dan lingkungannya.

Pada kesempatan itu, juga dilakukan koordinasi dengan perangkat desa dan Babinkamtibmas  Desa Wahyuharjo, tentang penangkapan ikan yang dilakukan oleh warga masyarakat setempat. Aparat desa berkenan mengantar rombongan ke perairan wilayah Desa Sungapan. Warga masyarakat biasanya menangkap ikan dengan memancing, menjala. Ikan yang didapat antara lain Gabus, Wader, Sepat dan Nila.

Kegiatan dilanjutkan dengan melaksanakan pembinaan Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) yang dilakukan di Pokmaswas Anom Mina Lestari, Dusun Kanoman Kecamatan Panjatan. Di Kanoman tidak dijumpai penangkapan ikan dengan menggunakan setrum atau obat yang tidak diperkenankan. Ikan yang pernah direstocking di wilayah perairan Kanoman sudah tumbuh menjadi besar dan dimanfaatkan masyarakat sekitar. Warga menangkap ikan dengan memancing atau dengan rojong (panah), ikan yang didapat warga diantaranya Ikan Gabus, Betik, Sepat dan Belut.

Pokmaswas Ngudi Mulyo Komplek Laguna Glagah, menjadi tempat terakhir yang dikunjungi. Laguna Glagah pernah menjadi lokasi restocking, penebaran bibit bandeng. Warga menangkap ikan dengan memancing. Ikan Bandeng yang pernah ditebar di Laguna Glagah sudah tumbuh  besar dan  ditangkap warga. 

 

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak