Mengenal Mesin Motor Tempel Bersama Nelayan

Kegiatan nelayan dalam proses mencari ikan di laut tidak bisa lepas dari penggunaan mesin kapal. Mesin merupakan hal yang sangat penting dalan kegiatan penangkapan ikan, mulai dari pemberangkatan menuju lokasi penangkapan sampai kembali ke daratan. Sangat fatal jika mesin kapal rusak dan tidak bisa digunakan ketika nelayan masih berada di daerah penangkapan ikan, yang bisa dilakukan oleh nelayan hanya menunggu bantuan dari nelayan lain atau mendayung sampai ke tepi. Penting untuk nelayan mengetahui tentang mesin kapal, khususnya mesin motor tempel untuk nelayan di Kabupaten Kulon Progo. Oleh karena itu, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo mengadakan Kegiatan Bimbingan Teknis Perbengkelan Mesin Perahu Motor Tempel (PMT) untuk nelayan yang aktif melaut.

Bimbingian Teknis Perbengkelan Mesin Perahu Motor Tempel ini dilaksanakan pada 12-14 Maret 2019 bertempat di UPT TPI Karangwuni dengan 15 orang peserta yang semuanya adalah nelayan aktif di Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan ini diisi dengan teori dan praktek. Teori disampaikan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo dan guru dari SMKN 1 Temon. Guru yang menyampaikan materi adalah Saguh Raharjo, S.Pd dan M. Qodri Agus Setyawan, S.Kel. Narasumber untuk praktek bongkar dan perbaikan mesin adalah Bapak Budiyanto dan Sudartono, S.St.Pi, M.Si dari Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Tegal.

     Kegiatan ini menggunakan 2 buah mesin PMT yang mengalami rusak ringan untuk kegiatan praktek bongkar mesin. Nelayan bukan hanya membongkar lalu memasang saja, tapi juga bisa mengetahui cara mendeteksi kerusakan dan mengetahui langkah perbaikan yang harus dilakukan. Walaupun ini merupakan praktek perbaikan ringan mesin PMT, nelayan diharapkan mampu mengetahui bagian-bagian mesin PMT, cara pembongkaran, mengetahui indikasi kerusakan, cara perbaikan, cara perawatan, dan cara pemasangan. Sehingga jika terjadi kerusakan mesin saat nelayan dalam proses penangkapan ikan, nelayan sudah mengetahui langkah yang harus dilakukan untuk memperbaiki mesin tersebut. Pada saat proses pelatihan berlangsung, nelayan sangat antusias dengan memberikan banyak pertanyaan kepada narasumber terutama saat kegiatan praktek mesin, terkait komponen-komponen mesin dan cara penanganannya. 

Jika nelayan ingin memperdalam ilmu tentang mesin kapal perikanan, bisa mengikuti pelatihan mesin kapal lanjutan yang diadakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan DIY yang akan dilaksanakan pada bulan Juni mendatang. Bagi yang berminat bisa menghubungi Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil.

 

Gambar 1. Foto bersama dengan nelayan dan narasumber

Gambar 2. praktik perbaikan mesin

Gambar 3. Perbaikan mesin