SARASEHAN POKDAKAN PENERIMAH HIBAH 2020

Dinas Kelautan dan Perikanan Kulon Progo, khususnya Seksi Produksi Pembudidayaan Ikan  melakukan sarasehan dengan pokdakan penerima hibah tahun 2020 pada tanggal 8 Juli 2020 di Pokdakan Rukun Jaya, Panjatan dan pada tanggal 22 Juli 2020 di Pokdakan Mina Taruna, Galur. Sarasehan dihadiri oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo, Kabid Budidaya Ikan, Kasie Kesehatan Ikan dan Lingkungan, Penyuluh Perikanan Lapang dan Penyuluh Perikanan Bantu dari  pokdakan penerima hibah dan 13 Pokdakan penerima hibah. Tujuan sarasehan ini untuk mengetahui perkembangan budidaya ikan yang dilakukan dan diskusi mengenai permasalahan yang dihadapi.

Pengarahan dari pihak Dinas dan diskusi pokdakan dimulai pukul 09.00 WIB dan selesai pukul 14.30 WIB, dengan hasil sarasehan sebagai berikut:

  1. Pokdakan penerima hibah diharapkan dapat:
    -Menjaga kondisi pokdakan secara dinamis dan terbuka dalam komunikasi.
    -Membuat laporan pemanfaatan hibah ditujukan kepada Kepala Dinas
      Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo.
    -Diwajibkan mengisi dan mengajukan permohonan sertifikasi CBIB.
    -Setiap kendala teknis dan non teknis dapat disampaikan di grup Whatapps
      sehingga koordinasi dan komunikasi dapat berjalan dengan lancar.
  2. Pokdakan penerima bantuan sarana produksi lele, yaitu Pokdakan Iwak Banyu Ngestiharjo, melaporkan bahwa benih lele banyak yang terkena jamur, namun dapat diatasi dengan pemberian garam krosok dengan dosis 2 ons per meter atau pemberian Pace dan bawang putih yang di blender. Bantuan lele sudah panen parsial dengan perolehan tahap 1 sebanyak 2,55 Ton, tahap 2 akan dipanen lagi akhir bulan Juli 2020, dengan target 4 Ton.
  3. Pokdakan penerima bantuan sarana produksi nila, yaitu Pokdakan Mina Serang Mulia Bojong dan Mandiri Sejahtera Purwosari juga telah melaksanakan panen grading/ parsial sebanyak 2,6 Ton, dan masih ada tahapan selanjutnya dengan target sebanyak 6 Ton.
  4. Pokdakan penerima bantuan sarana produksi Gurami, yaitu Pokdakan Mina Mratani Jatimulyo Girimulyo, masih belum panen.
  5. Kelompok Pembudidaya Ikan dan PPL dapat bersinergi dan bekerjasama dalam melaksanakan Program Peningkatan Produksi Perikanan Budidaya melalui kegiatan Penyediaan Sarana dan Prasarana Perikanan Budidaya.
  6. PPL diharapkan mampu menjadi pendamping teknis maupun non teknis dalam kegiatan Penyediaan Sarana dan Prasarana Perikanan Budidaya.
  7. Dalam mengelola bantuan, kelompok pasti menghadapi permasalahan dan kesulitan, namun berjalannya waktu kelompok diharapkan dapat memecahkannya.
  8. Pengelolaan bantuan bisa juga menimbulkan dampak, baik teknis, maupun dampak sosial, kelompok harus bisa memanfaatkan momentum dalam menjalin komunikasi dengan stakeholder.
  9. Untuk pemasaran hasil produksi budidaya diharapkan jangan bergantung dari kegiatan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), kelompok harus mampu mencarai pasar lain, karena kebutuhan lele di luar masih cukup tinggi.

Gambar 1. Cuci tangan para peserta Sarasehan

Gambar 2. Pemberiksaan suhu tubuh  para peserta Sarasehan

Gambar 4. Sambutan Kepala Dinas di Pokdakan Mina Taruna

Gambar 5. Peserta Sarasehan di Pokdakan Mina Taruna