DKP DIY LAKSANAKAN BIMTEK DIVERSIFIKASI USAHA BAGI NELAYAN

   Dalam rangka meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan nelayan di Kulon Progo, maka Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Istimewa Yogyakarta melaksanakan Bimbingan Teknis Diversifikasi Usaha Bagi  Nelayan dan Keluarganya, kegiatan ini dilaksanakan karena nelayan di Kabupaten Kulon Progo tidak setiap hari melakukan aktifitas penangkapan ikan di laut, hal ini dikarenakan besarnya gelombang di laut selatan, masih merangkap menjadi petani, petambak dan profesi lainnya sehingga nelayan Kulon Progo sering disebut Nelayan Musiman.

   Bimbingan Teknis dilaksanakan selama 2 (dua) hari, Senin – Selasa (24-25/05/2021) di Ruang Rapat UPT Tempat Pelelangan Ikan yang dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo, Ir. Sudarna, MMA dengan memberikan pengarahan agar selalu mensyukuri Nikmat Tuhan yang telah diberikan kepada kita, dengan cara mengerjakan sesuatu dengan sungguh – sungguh, seperti menjadi peserta Bimbingan Teknis ini, karena tidak setiap nelayan Kulon Progo mempunyai kesempatan untuk menjadi peserta. Dalam kesempatan ini, Ir. Sudarna MMA juga berterima kasih kepada Dinas Kelautan dan Perikanan DIY dengan bantuan penyelenggaraan Bimbingan Teknis ini kepada nelayan Kulon Progo dan berharap Bimbingan Teknis dapat dilakukan hanya sekali angkatan saja, namun bisa mencakup berkali kali angkatan, agar sasaran jumlah peserta menjadi lebih banyak.

   Sedangkan  panitia dari Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, Ir Titik Watyandari menjelaskan bahwa Bimbingan Teknis ini bertujuan mengenalkan kepada nelayan Kulon Progon tentang usaha peningkatan kesejahteraan keluarga nelayan yang berbasis usaha kelautan dan perikanan, seperti usaha budidaya perikanan dan usaha pengolahan hasil penangkapan ikan. Sehingga diharapkan selain menjadi nelayan, maka untuk mencukupi kebutuhan gizi harian keluarga menjadi pembudidaya ikan dan pengolah atau pemasar ikan.

   Materi Usaha Budidaya Perikanan disampaikan oleh Non Prihatin B, SP, MMA dari Dinas Kelautan dan Perikanan DIY,bahwa Kabupaten Kulon Progo merupakan kabupaten kantong produksi budidaya di DIY setelah Kabupaten Sleman, komoditas budidaya ikan terbesar yang dibudidayakan di Kulon Progo adalah budidaya lele.  Selain budidaya lele, juga berkembang budidaya gurame, nila dan udang vaname yang berlokasi di pesisir pantai. Selain itu para peserta Bimtek juga dikenalkan tentang jenis kolam budidaya yang telah dikembangkan di Kulon Progo.

   Di hari kedua diberikan materi tentang usaha pengolahan hasil perikanan oleh Wakijah seorang praktisi pengolahan hasil perikanan dari Galur. Pengolahan dan pemasaran merupakan usaha yang dapat menaikan nilai ekonomis hasil produksi, contohnya ikan bila dijual segar akan lebih murah, bila dibandingkan dengan harga ikan yang telah dimasak atau sudah dibuat olahan. Selain diberikan materi tentang prospek pasar yang sangat terbuka, peserta juga diberikan materi praktek membuat olahan dari ikan seperti bakso, otak otak dan sebagainya. Salah seorang peserta dari Galur, Atin mengatakan materi Bimbingan Teknis sangat menarik dan akan mencoba mengolah hasil tangkapan nelayan untuk dijual menjadi produk oleh oleh khas di Pantai. Selain berharap nilai lebih, juga berharap dapat mencukupi kebutuhan gizi keluarganya.

Foto 1. Peserta antusias mengikuti Bimtek

Foto 2. Praktek membuat wader crispy