BIMBINGAN TEKNIS DIVERSIFIKASI USAHA PERIKANAN TANGKAP

   Pelaku usaha penangkapan ikan atau sering disebut nelayan di dalam pemenuhan kebutuhan hidup keluarga sementara ini hanya mengandalkan aktifitas mencari ikan di laut maupun di perairan umum. Setiap tahun di Wilayah Indonesia terjadi pergantian iklim yang berjalan secara siklus. Artinya kadang-kadang mengalami cuaca yang baik dan kondosif untuk melaut dalam rangka menangkap ikan, kadang-kadang juga mengalami iklim yang kurang kondusif untuk melakukan kegiatan nelayan.

            Secara garis besar faktor yang mempegaruhuhi hasil tangkapan yaitu :

  • Terjadinya degradasi fisik ekosistem utama (terumbu karang dan mangrove),
  • Sedimentasi yang diakibatkan pengrusakan/pembalakan hutan,
  • Pengeboman dan pemutasan ikan,
  • Alat tangkap/teknologi penangkapan kurang memadai untuk menghasilkan tangkapan ikan,dan lain sebagainya.
  • Cuaca,dan lain sebagainya.

  Untuk itu dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada tanggal 24 Mei dan 25 Mei 2021 berTempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Karangwuni, Kecamatan Wates, Kabupaten Kulon Progo, menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Diversifikasi Usaha Perikanan Tangkap.

  Kegiatan ini meliputi informasi dan peluang melakukan usaha budidaya ikan termasuk pembenihan ikan dan juga usaha ikan hias.  Materi ini diberikan oleh tim yang terdiri dari tenaga ahli Bidang Budidaya Perikanan, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Tetapi materi yang diberikan baru sebatas pemahaman dan peluang usaha sector budidaya ikan, belum dilakukan praktek langsung lapangan. Harapannya di kesempatan mendatang, pemberikan materi mengenai usaha budidaya ikan dapat dilakukan praktek langsung di lapangan.

   Selain itu juga pada kesempatan berikutnya, peserta yang terdiri dari 1 (orang)  berprofesi sebagai nelayan dan 3 (tiga) orang sebagai pengolah dan pemasar ikan, diberikan juga ilmu tentang pengolaha hasil kelauatn daperikanan dan sekaligus melakukan praktek pembuatan produk olahan ikan yaitu wader krispi dan olah produk fish jelly kaki naga. Materi ini diberikan oleh petugas dari Seksi Bina Usaha, Bidang Pengembangan Usaha Perikanan Kabupaten Kulon Progo dan dibantu oleh pelaku usaha sector pengolahan dan pemasaran ikan yang sudah berpengalaman.

   Kegiatan-kegiatan tersebut di atas diharapkan dapat bermanfaat bagi pelaku usaha sektor kelautan dan perikanan khususnya bagi nelayan tangkap. Akan lebih baik lagi apabila dilakukan sacara berkesinambungan dan rutin sehingga output dan outcomenya benar-benar bisa diperoleh dan bermanfaat bagi semua.

Foto 1. Pengarahan oleh Bapak Kepala Dinas dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo

Foto 2. Pengarahan oleh petugas dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Foto 3. Peserta Bimbingan Teksnis Diversifikasi Usaha Perikanan Tangkap Sedang Praktek Pengolahan Hasil Kelauatn dan Perikanan