Kemendagri Dorong Kelanjutan Pembangunan Pelabuhan Tanjung Adikarto

Pelabuhan Perikanan Tanjung Adikarto yang berlokasi di Kalurahan Karangwuni Kapanewon Wates dibangun mulai Tahun 2005, namun sampai saat ini masih belum bisa beroperasi. Mendapatkan perhatian dari Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah yang melakukan peninjauan langsung kondisi Pelabuhan Perikanan Tanjung Adikarto pada hari Kamis (20/01/2022). Peninjauan lapangan dipimpin oleh Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah (SUPD) II Iwan Kurniawan, yang dalam kunjungannya didampingi oleh seluruh Kasubdit di jajaran Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, dan diterima oleh Bayu Mukti Sasongka Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan DIY serta Armansyah Gatot Subroto PLT Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo.

Dalam Kunjungan Lapangan tersebut, Iwan Kurniawan, menjelaskan maksud kunjungannya di Pelabuhan Tanjung Adikarto karena sampai saat ini Pelabuhan Perikanan Tanjung Adikarto belum dapat beroperasi, sehingga perlu diinventarisasi berbagai permasalahan teknis untuk menjadi perhatian kementerian / lembaga yang terkait. Pada kesempatan tersebut Bayu Mukti Sasongka, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan DIY menjelaskan bahwa Pelabuhan Perikanan Tanjung Adikarto belum dapat beroperasi karena breakwater (pemecah ombak) yang ada masih kurang panjang, permasalahan yang lain adalah tingginya sedimentasi di pintu masuk dermaga.  Pihaknya sangat berharap agar pembangunan Pelabuhan Tanjung Adikarto dapat dilanjutkan dan diselesaikan, karena pembangunan yang dilakukan selama ini telah menghabiskan anggaran yang cukup besar. Selain itu disampaikan telah dilaksanakan penyatuan aset sehingga aset Pemerintah Kabupaten Kulon Progo di Pelabuhan Perikanan Tanjung Adikarto, telah diserahkan ke Pemerintah Propinsi DIY.

Sedangkan Armansyah Gatot Subroto, PLT Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo sangat berharap agar Pelabuhan Perikanan Tanjung Adikarto segera dapat beroperasi, karena tidak hanya akan meningkatkan produksi perikanan tangkap secara signifikan, tetapi juga mampu meningkatkan produksi ikan seiring dengan meningkatnya pendapatan dan kesehjateraan nelayan Kulon Progo. Namun operasional Pelabuhan Perikanan Tanjung Adikarto akan membuat multiplayer effect di sektor yang lain yaitu seperti pariwisata.

Setelah mendengarkan informasi dan kesiapan dukungan dari pemerintah DIY maupun Kabupaten Kulon Progo termasuk para nelayan Karangwuni, maka Iwan Kurniawan mengatakan “Kementerian Dalam Negeri akan memfasilitasi pertemuan untuk membahas berbagai permasalahan yang akan dibahas pada Rapat Koordinasi Teknis dan Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) bersama dengan BAPPENAS,  Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pekerjaan Umum, Pemerintah DIY dan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, untuk menghasilkan MOU, yang nantinya akan dibahas tentang anggaran, dan kegiatan tindak lanjut yang harus dilakukan untuk penyelesaian pembangunan Pelabuhan Perikanan Tanjung Adikarta”.

Foto 1. Direktur SUPD Direktorat Jenderal Bina Bangda Kemendagri bersama Kepala DKP DIY, PLT Kepala DKP Kulon Progo bersama rombongan meninjau breakwater sisi timur

Foto 2. Saat berdiskusi dengan nelayan Karangwuni