ANTUSIAS MASYARAKAT DALAM JAGA KALIKU TINGKAT KAPANEWON

Dalam rangka menumbuhkan dan meningkatkan rasa cinta kepada kelestarian alam dan sumberdaya perikanan serta menindaklanjuti Intruksi Bupati Kulon Progo No 10 Tahun 2022 tentang program JAGA KALIKU (Jaga Komitmen Warga untuk Kelestarian Alam Lingkungan Ikan Kulon Progo ), maka Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo melaksanakan Kegiatan Jaga Kaliku Tingkat Kapanewon se Kabupaten Kulon Progo.

Kegiatan Jaga Kaliku Tingkat Kapanewon merupakan kegiatan yang bersumber dari Dna Keistimewaan Tahun 2022, yang dilaksanakan dengan tujuan memberikan sosialisasi dan edukasi adanya UU No 45 Tahun 2009 tentang Perikanan dan Intruksi Bupati No 10 Tahun 2022 tentang JAGA KALIKU yaitu larangan menangkap ikan dengan alat dan bahan yang dilarang, mencegah pelepasliaran  benih ikan invasif dan predator di perairan umum, kegiatan sedekah ikan pasangan pengantin, dan pengaturan bagi panitia lomba mancing di perairan umum Kabupaten Kulon Progo, dan dilanjutkan pelepasliaran benih ikan endemic local dengan jenis wader dan tawes sebanyak 12.500 ekor.

Jaga Kaliku Tingkat Kapanewon dilaksanakan mulai tanggal 10 Nopember 2022 sampai Tanggal 25 Nopember 2022 di 12 Kapanewon se Kabupaten Kulon Progo, dengan jadwal sebagai berikut : 10 Nopember 2022 di Sungai Serang, Wates, 11 Nopember 2022 di Kedung Ingas, Sidorejo, Lendah, 14 Nopember 2022 di Bendung Kayangan, Pendoworejo, Girimulyo, 15 Nopember 2022 di Wisata Mangrove Pasir Mendit Jangkaran, Temon, 16 Nopember 2022 di Sungai Progo, Banaran, Galur, 17 Nopember 2022 di Embung Krapyak Banjaroya, Kalibawang, 18 Nopember 2022 di Embung Cangkring Ngargosari Samigaluh, Tanggal 21 Nopember 2022 di Goa Kebon, Krembangan Panjatan, Tanggal 22 Nopember 2022 di Sungai Selo, Hargorejo, Kokap, Tanggal 23 Nopember 2022 di Kalipapah Kedungsari Pengasih, Tanggal 24 Nopember 2022 di Kedung Gajah Sentolo dan Tanggal 25 Nopember 2022 di Sungai Progo, Wijimjulyo Nanggulan selain dihadiri Panewu, Lurah, Jajaran KORAMIL, Jajaran POLSEK, KUA dan pasangan pengantin, namun juga disambut meriah dan antusias oleh masyarakat sekitar lokasi untuk pelepasliaran benih ikan.  

Dalam setiap kesempatan kegiatan Jaga Kaliku tingkat Kapanewon,  Panewu dan Lurah lokasi kegiatan mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi dan dukungan dengan adanya kegiatan Jaga Kaliku, karena selain akan menambah populasi jenis ikan, akan meningkatkan jumlah hasil produksi perikanan tangkap dan akan menambah gizi keluarga serta peningkatan pendapatan masyarakat. Namun selain itu maka dukungan dan peran serta warga masyarakat akan meningkat dalam menjaga dan melestarikan sumberdaya perikanan

Kabid Pemberdayaan Nelayan dan Pengelolaan Pelelangan Ikan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo, Wakhid Purwosubiyantara, dalam setiap kesempatan mengatakan bahwa Program JAGA KALIKU lahir bertujuan untuk meningkatkan kepedulian warga masyarakat untuk menjaga dan melestarikan sumberdaya perikanan di perairan umum, dengan meninggalkan kegiatan penangkapan ikan memakai alat dan bahan yang dilarang, karena menangkap ikan dengan alat dan bahan yang dilarang merupakan pelanggaran UU, dan merupakan tindak pidana, mencegah pelepasliaran benih ikan yang invasive dan predator agar ekosistem sumberdaya perikanan di perairan umum tidak terganggu. Tanggung jawab dalam menjaga dan melestarikan sumberdaya perikanan bukan hanya pada Dinas Kelautan dan Perikanan, namun menjadi tanggung jawab kita semua, terpenting adalah kesadaran masyarakat dalam menjaga dan melestarikan sumberdaya perikanan di perairan umum, dengan menumbuhkan Kelompok Masyarakat Pengawas (POKMASWAS).