Perikanan Budidaya di Kabupaten Kulon Progo

S

ektor perikanan merupakan salah satu bidang usaha dengan prospek baik dalam percepatan pencapaian peningkatan pendapatan serta mengurangi angka kemiskinan. Secara umum, siklus produksi dari usaha budidaya perikanan dilakukan dalam jangka waktu yang relatif singkat. Sebagai contoh, jenis budidaya perikanan pembesaran air tawar waktu yang diperlukan selama 60 hari sampai dengan 75 hari dalam satu kali siklus produksi. Singkatnya proses produksi ini merupakan salah satu keuntungan dari kegiatan pengusahaan perikanan budidaya disamping beberapa keuntungan lainnya seperti kemanfaatan ikan dari segi protein, mudahnya aplikasi pembudidayaan ikan dan luasnya pemasaran ikan.

Data dari Dinas Kelautan dan Perikanan tercatat luasan potensi perikanan budidaya adalah 22.801,77 km². Pada tahun 2016, tercatat jumlah ikan yang dapat diproduksi sebesar 13.454,764 ton dengan jumlah pembudidaya ikan sebanyak 10.441 orang. Untuk kelompok pembudidayaan ikan (pokdakan), terdapat 360 kelompok di dua belas kecamatan yang ada di Kulon Progo.

Tentu, pada Tahun 2017 harus terdapat peningkatan baik dari segi kuantitas, kualitas dan keuntungan bagi pembudidaya ikan. Untukmencapai hal tersebut, kegiatan pembudidayaan ikan ini baiknya diikuti dengan dengan peningkatan managerial budidaya dan pemasaran. Hal ini akan lebih baik apabila diikuti adanya pengembangan teknologi baik dari segi pembudidayaan, pengolahan atau pemasaran produk perikanan serta pengelolaan dan pengolahan limbah dari proses kegiatan perikanan juga sangat diperlukan.  

Berbagai program telah diupayakan untuk melaksanakan kegiatan tersebut yang diantaranya terdapat di Bidang Pembudidayaan Ikan yaitu Program Pengembangan perikanan budidaya, Pengembangan bibit ikan unggul, Peningkatan kesehatan ikan dan lingkungan pembudidayaan ikan dan Penyediaan Sarana dan Prasarana Perikanan Budidaya.