Pengawasan IUU Fishing Perairan Umum

I

 llegal, Unreported, Irregulated Fishing (IUU Fishing) adalah satu istilah yang digunakan pada penangkapan ikan baik di laut maupun di daratan yang tidak mengikuti kaidah peraturan yang berlaku. Banyak hal pelanggaran yang bisa dilakukan seperti tidak adanya izin melakukan kegiatan penatausahaan perikanan, penangkapan ikan menggunakan bahan dan peralatan yang berbahaya atau tidak sesuai dengan peraturan atau menggunakan bahan tambahan berbahaya pada proses penatausahaan perikanan. Kegiatan ini banyak dilakukan oleh oknum baik di penangkapan ikan di perairan laut atau perairan umum daratan. Berkaitan dengan urusan kepemerintahan daerah, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo melakukan kegiatan pengawasan IUU Fishing ini di perairan umum yang ada di dua belas kecamatan di Kulon Progo baik berupa sungai, embung, waduk dan genangan air lainnya.

Kegiatan pemantauan perairan umum yang diaksanakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kab KP bersumber pada kegiatan di Seksi Pemberdayaan Nelayan Kecil dan Pengelolaan TPI. Kegiatan pada tahun anggaran 2018 ini melaksanakan target pemantauan perairan umum sebanyak 5 kali. Untuk mendukung penegakan dan pencegahan IUU Fishing ini, maka juga dilaksanakan Sosialisasi peraturan perundang-undangan pelestarian sumberdaya perikanan selama 1 kali.

Kegiatan pemantauan pertama pada tahun ini dilaksanakan pada Hari Kamis tanggal 30 Maret 2017 di Kecamatan Galur dan Kecamatan Panjatan. Pada pemantauan di Gejlik Muara Sungai Gunsairo Desa Banaran Kec Galur terlihat bahwa tidak ada kegiatan IUU Fishing pun indikasi mengarah ke kegiatan tersebut. Sepanjang pemantauan, yang bertepatan dengan air pasang di perairan umum teresebut, terdapat banyak ikan kecil yang berada di sekitar pintu air pencegah banjir pasang kearah daratan. Beberapa ikan kecil berkumpul yang mengindikasikan air kaya nutrisi. Perjalanan dilanjutkan di Sungai di sepanjang Utara Jalan Daendels dari Desa Bugel Pleret dan Garongan Kec Panjatan. Terpantau ada beberapa orang yang melakukan kegiatan penangkapan ikan menggunakan jaring, jala atau pancing. Keberadaan oknum yang melakukan IUU Fishing tidak terindikasi sama sekali.

Adapun pemantauan kedua sudah dilaksanakan pada Hari Rabu 28 Mei 2017. Kegiatan pemantauan ini fokus di Sungai Serang dan aliran anak sungai nya yang berada di Kecamatan Nanggulan. Beberapa titik pemantauan diantaranya berada di Banyuroto, Sudu, Ngapak dan Janti. Tim yang melaksanakan kegiatan pemantauan yang terdiri dari unsur OPD Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Lingkungan Hidup, Bagian Administrasi Perekonomian Sekretariat Daerah, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pos Polair Glagah tidak menemui adanya kegiatan pelanggaran.

Semoga, perairan di seluruh Kabupaten Kulon Progo terus aman dari IUU Fishing.