BIMBINGAN TEKNIS LAMINASI PERAHU DI TPI KARANGWUNI WATES

Dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan nelayan Kulon Progo dalam memperbaiki perahu maka Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo melaksanakan Bimbingan Teknis Laminasi Perahu pada hari Selasa (29/08/2023) di TPI Karangwuni Wates.

Tujuan dilaksanakannya Bimbingan Teknis Laminasi Perahu adalah agar para nelayan Kulon Progo mampu memperbaiki perahunya sendiri yang bocor atau mengalami kerusakan akibat usia perahu, maupun karena gelombang laut. Setdaknya di setiap wilayah Tempat Pelelangan Ikan ada nelayan yang mampu memperbaiki perahunya sendiri.

Bimbingan Teknis Laminasi Perahu diikuti oleh nelayan sebanyak  45 orang yang merupakan perwakilan dari TPI Congot, TPI Glagah, TPI Karangwuni, TPI Bugel dan TPI Trisik, dengan narasumber dari Praktisi Laminasi dan Galangan Perahu dari Kebumen Jawa Tengah dan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo.

Dalam kesempatan tersebut, Trenggono Trimulyo, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo memberikan pengarahannya dengan memberikan apresiasi kepada seluruh nelayan Kulon Progo, karena dengan kondisi gelombang yang tinggi serta pantai yang selalu terkena abrasi, nelayan Kulon Progo tetap bersemangat dalam melaut, mencari nafkah dengan menangkap ikan di laut. Semangat terus harus bergelora, ilmu tentang penangkapan ikan terus ditimba, dengan tidak lupa berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Sartiman merupakan narasumber yang berasal dari Kebumen. Beliau telah berpuluh tahun dalam usaha laminasi sehingga mampu memiliki galangan perahu khususnya di pantai Menganti Kabupaten Kebumen. Menerima jual beli perahu atau mesin second. Sartiman menyampaikan dalam penembelan perahu diutamakan kondisi perahu harus kering.  Proses kedua permukaan harus kasar, menggunakan amplas atau mesin gerinda supaya hasilnya nempel dan tetap menyatu dengan perahu. Saat menembel perahu diusahakan lemnya tidak melebihi batas permukaan kasar karena akan menyebabkan penempelan cepat mengelupas. Kalau saat menempel harus ada finishingnya karena mempengaruhi hasil jadinya. Untuk mengetahui kualitas resin yang bagus bisa dirasakan saat mengerjakan, kalau resin yang bagus untuk mengerjakan pasti enak tapi untuk resin yang tidak bagus misal dikasih resin sedikit saja sudah kering, bisa juga agak kentel seperti jelly. Itu merupakan ciri ciri resin yang tidak bagus.

Selanjutnya dilakukan praktik langsung dalam menangani penambalan perahu.

Wakhid Purwosubiyantara, Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil dan Pengelolaan Pelelangan Ikan saat menutup Bimbingan Teknis Laminasi Perahu, menyampaikan bahwa nelayan Kulon Progo harus tetap rukun dan kompak dalam situasi apapun. Fasilitasi sarana dan prasarana penangkapan ikan maupun kapasitas nelayan akan terus ditingkatan dan diupayakan sesuai kebutuhan nelayan dan kewenangan yang dimiliki oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo.