Studi Banding Kegiatan Perikanan Tangkap Di Pelabuhan Perikanan Nusantara PPN Prigi Kabupaten Trengg

Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo melalui Dana Kaistimewaan berkunjung ke PPN Prigi Kabupaten Trenggalek, 7-8 Desember 2023. Rombongan sebanyak 46 peserta yang terdiri dari nelayan, pengelola TPI dan petugas Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo. Rombongan dari Kabupaten Kulon Progo dipimpin oleh Wakhid Purwosubiyantara STP MM, Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo dan diterima oleh Pimpinan Pelabuhan Perikanan Nusantara Prigi, Kabupaten Trenggalek Propinsi Jawa  Timur yang diwakili oleh Yayuk Herlinawati, S.Pi Kasubag Umum dan Ir. Cusi Kurniawati M.Si, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Trenggalek Jawa Timur.

Dilanjutkan acara penerimaan selamat datang oleh Tim dari Trenggalek di aula Pelabuhan Perikanan Nusantara PPN Prigi Trenggalek Jawa Timur serta menyampaikan maksud dan tujuan studi banding yang disampaikan oleh Ketua Rombongan Kabupaten Kulon Progo Wakhid Purwosubiyatara STP, MM yaitu Lokasi Studi banding di PPN Prigi Trenggalek dikarenakan salah satu Pelabuhan yang terbaik Pengelolaan Pelabuhan dan Tempat Pelelangan Ikan di wilayah pantai selatan Jawa. Dinas Perikanan Trenggalek juga merupakan Dinas yang aktif dalam inovasi kegiatan kelautan dan perikanan sehingga menjadi OPD terbaik dalam inovasi di Propinsi Jawa Timur serta memperoleh penghargaan di tingkat Nasional. Mohon ijin tempat / lokasi PPN menjadi tempat kunjungan dan pelatihan tentang pemberdayaan nelayan kecil dan pengeloaan Tempat Pelelangan Ikan kegiatan perikanan tangkap bagi para peserta Studi Banding Perikanan Tangkap di Kabupaten Trenggalek.

Ucapan terima kasih dan penghargaan setingi tingginya kepada  Pimpinan Pelabuhan Perikanan Nasional Prigi dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Dinas Perikanan Kabupaten Trenggalek. Dilanjutkan pemberian materi dari Nara sumber tim Pelabuhan Perikanan Nasional Prigi yaitu Kepala PPN Prigi menerima dengan baik kunjungan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Kulon Progo, Narasumber yang pertama adalah Yayuk Herlinawati S.Pi, Kasubag Umum Pelabuhan Perikanan Nasional Prigi yang menyampaikan tentang Profil PPN Prigi bahwa Wilayah Kerja Operasional Pelabuhan Perikanan Nusantara Prigi ditetapkan oleh Bupati Trenggalek sesuai SK Bupati Trenggalek Nomor 872 tahun 2006 tanggal 24 November 2006 dan dikuatkan oleh SK Menteri Kelautan-Perikanan Nomor : KEP.09 / MEN / 2009 tanggal 29 Januari 2009. Dengan Visi : Terwujudnya Masyarakat Kelautan dan Perikanan yang Sejahtera dan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan yang Berkelanjutan untuk Mewujudkan Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri dan  Berkepribadian, berlandaskan Gotong Royong.

Dengan tugas pokok yaitu Melaksanakan pengelolaan dan pelayanan pemanfaatan sumber daya ikan,serta keselamatan operasional kapal perikanan.Sedangkan  10 Produksi ikan terbanyak yang didaratkan di PPN Prigi adalah dari jenis ikan pelagis seperti:

1.Tongkol Lisong (AuxisRochei):7.434.947kg,

2.Lemuru (Sardinella Lemuru):2.236.744kg,

3.Cakalang(Katsuwonus Pelamis) : 870.526kg,

4.Tongkol Como (EuthyunusAffinis) : 529.603kg,

5.Ubur-Ubur (Rhopilema Spp) : 519.735Kg,

6. Layang Benggol (DecapterusRusseli):498.177kg,

7. Madidihang (Thunus Albacares):285.585kg,

8. Kekek Jawa(Mene Maculata):99.141kg,

9. Tongkol Krai(AuxisThazard):95.622kg

10. Selar Bentong (Selar Boops):91.094 k

Nara sumber yang kedua yaitu Hardi Widiyanto S.Pi, tentang Kebijakan Penangkapan Ikan Terukur  bahwa Pengelolaan perikanan Indonesia selama ini berbasis input control: Perizinan usaha penangkapan ikan menetapkan jumlah kapal dan GT kapal yang diberi izin. Selanjutnya kapal yang sudah diberi izin dapat menangkap ikan sebanyak-banyaknya (tidak dibatasi). Akibatnya untuk meraih untung, setiap kapal menangkap ikan sebanyak- banyaknya, bukan mempertahankan mutu sebaik-baiknya,  Kualitas buruk dalam proses penangkapan dan penanganan ikan tidak dapat diperbaiki pada rantai nilai (value chain) selanjutnya.

Nara sumber ketiga yaitu Dedi Nova Rahardiyanto A.Md tentang Tahapan Pemberian Kuota Penangkapan Ikan. Bahwa Tahapan dilakukan dari tahap- Pengumuman yang dilakukan baik melalui media cetak / elektronik. Pengajuan Permohonan yaitu  Pengajuan permohonan dilakukan untuk permohonan pertama kali dan permohonan perubahan kuota penangkapan ikan. Dilakukan melalui aplikasi yang disediakan oleh Kementerian. Verifikasi Permohonan yaitu Dilakukan melalui aplikasi yang disediakan oleh Kementerian. Pemberian Kuota yaitu mempertimbangkan ketersediaan Kuota Penangkapan Ikan dan Diberikan dalam bentuk sertifikat Kuota Penangkapan Ikan untuk setiap kapal penangkap ikan.

Selanjutnya Nara sumber dari Dinas Perikanan Kabupaten Trenggalek menyampaikan materi sebagai berikut : Nara sumber yang pertama oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Trenggalek yaitu Ibu Ir. Cusi Kurniawati, M.Si. Beliau menyampaikan tentang potensi yang berada di Kabupaten Trenggalek. Potensi Kelautan dan Perikanan Trenggalek yaitu Panjang Pantai 96 km; pulau-pulau kecil 57 buah; Kawasan mangrove 171,5 Ha; Kawasan terumbu karang 165 Ha; luas areal budidaya kolam 100 Ha, Tambak 65 Ha, Laut 1000 Ha; dan potensi PUD waduk 26,746 Ha sungai 297,506 Km. Kemudian disampaikan mengenai sarana dan prasarana kelautan dan perikanan yaitu Pelabuhan perikanan 1 PPN Prigi; TPI 6 unit; Cold Storage 29 unit; pabrik tepung ikan 1 unit; sentra pemindangan 1 lokasi; balai benih ikan 1 unit; konservasi penyu 2 lokasi, ekowisata mangrove 1 lokasi dan konservasi terumbu karang 1 lokasi.

Nara sumber yang kedua Wasiska Widayati S.Pi, M.Si Kabid Perikanan Tangkap yang menyampaikan tentang Sumberdaya alam dan kelembagaan kelautan dan perikanan sebagai berikut jumlah nelayan 9.788 orang; jumlah pembudidaya ikan 2.123 orang; jumlah pengolah 498 orang; jumlah pemasar 792 orang; jumlah KUB 122 kelompok; jumlah Pokdakan 246 kelompok; jumlah Poklahsar 79 kelompok; jumlah Pokmaswas 21 kelompok; dan kelembagaan Tingkat kabupaten yaitu HNSI, UPP, UPR, Paguyuban Poklahsar, Pokmaswas Kabupaten dan Forikan.

Sedangkan nara sumber yang ketiga adalah Samsu Rizal Nur Hidayat A.Md Kepala UPT TPI yang menyampaikan potensi dan Inovasi yang ada di Dinas Perikanan Kabupaten Trenggalek yaitu LION (Lelang Ikan Online), Pas Tenan (Rekom BBM), MUF-ON, Festival ucul-ucul, Tebar Kebaikan, Sobo Paran, Jarong, Jargon, Andalan, dan Gurita Raya.