Menjaga Sustainable Kegiatan “MINA SURJAN”

“MINA SURJAN” adalah kegiatan budidaya ikan di lahan surjan yang mer upakan salah satu program Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo (DKP-KP).  Kegiatan ini mulai dilaksanakan pada 2023 dengan sumber anggaran dari Dana Keistimewaan Yogyakarta, di 4 (empat) lokasi, yaitu: 1) Pokdakan MINA MAKMUR, Menggungan, Tawangsari, Pengasih (pembesaran ikan lele), 2) Pokdakan MINA AJI MARTANI, Sogan, Wates (pembesaran ikan gurami), 3) Pokdakan NGUDI MULYO, Pleret, Panjatan (pembesaran ikan gurami), dan 4) Pokdakan TRUNOGIRI, Dobangsan, Giripeni, Wates (pembesaran ikan gurami).

Dari 4 lokasi pelaksanaan “Mina Surjan” tersebut, yang sudah panen adalah Pokdakan MINA MAKMUR (pembesaran ikan lele) dengan total panen 1.520 kg dan sudah tebar lagi sebanyak 11.000 ekor benih lele dimana saat ini umur ikan lele bervariasi, karena dari 7 kolam dilakukan tebar secara bertahap. Sedangkan 3 pokdakan lainnya belum panen karena siklus ikan gurami paling tidak membutuhkan waktu 1 tahun.

DKP-KP selaku inisiator “Mina Surjan” memiliki kepentingan dalam menjaga keberlanjutan (sustainable) kegiatan ini. Oleh karena itu, pada tanggal 15-16 Januari 2024 yang lalu, Tim Teknis Bidang Perikanan Budidaya telah melakukan survey lapangan terhadap calon lokasi program “Mina Surjan” tahun 2025. Survey lapangan terhadap calon lokasi dipimpin langsung oleh Bapak Suryadi, S.Kel selaku Kepala Bidang Perikanan Budidaya. Survey dilakukan di wilayah Kapanewon Pengasih (Kalurahan Karangsari) dan Kapanewon Panjatan (Kalurahan Bojong dan Kalurahan Garongan).  Tujuan utama survey lapangan ini adalah untuk melihat kelayakan calon lokasi yang akan diusulkan dalam kegiatan DAIS Tahun 2025.  Dengan kegiatan survey ini diharapkan bahwa pelaksanaan kegiatan “Mina Surjan” benar-benar tepat sasaran sehingga keberlanjutan (sustainable) kegiatan dapat tercapai.

_Ade Saepudin, S.Pi., M.M._