KENAPA MASIH SAJA TERJADI ……

Program JAGA KALIKU (Jaga Komitmen Warga Kulon Progo untuk Kelestarian Alam Lingkungan Ikan Kulon Progo), sebuah Program untuk menjaga dan melesatarikan sumberdaya perikanan di perairan umum di Kabupaten Kulon Progo menjadi sebuah program unggulan di Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo yang perlu mendapat dukungan dari warga masyarakat Kabupaten Kulon Progo.

Salah satu kegiatan dari Program JAGA KALIKU adalah melaksanakan pengawasan sumberdaya perikanan di perairan umum secara rutin di wilayah Kabupaten Kulon Progo, kegiatan pengawasan bisa dilakukan secara terpadu bersama Aparat Penegak Hukum, (APH) dengan Kelompok Masyarakat Pengawas (POKMASWAS ) juga dilaksanakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo secara mandiri.

Dalam kegiatan pengawasan sumberdaya perikanan di perairan umum yang berlokasi di Bendung Ancol, Kapanewon Kalibawang, yang dilaksanakan pada hari Rabu ( 24/01/2024) , Tim menemukan nampak dari kejauhan seorang oknum warga masyarakat yang menangkap ikan dengan alat yang dilarang (Stroom) di aliran sungai Progo sisi sebelah timur dan masuk di wilayah Kabupaten Sleman, tim tidak bisa menghentikan aktivitas yang dilakukannya karena lokasi yang cukup jauh, berteriak pun tidak akan kedengaran.

Kemudian tim bergeser ke selatan setelah mengambil gambar oknum masyarakat yang menangkap ikan dengan alat yang dilarang tersebut, sekitar 300 meter dari tempat pertama, menemukan lagi oknum masyarakat yang lain juga melaksanakan akativitas yang sama dengan lokasi juga masuk di wilayah Kabupaten Sleman. Tim mencoba menghentikan namun karena jarak yang jauh serta aliran sungai yang cukup deras di sisi sebelah barat, tim tidak bisa menghentikan aktivitasnya.

Yang menjadi keprihatinan adalah masih terdapatnya kegiatan yang akan merusak ekosistem dan berkurangnya populasi sumberdaya perikanan di perairan umum, sesuai amanah dari Instruksi Bupati Kulon Progo Nomor 10 Tahun 2022 tentang JAGA KALIKU, salah satu butir instuksinya adalah melarang warga masyarakat di Kabupaten Kulon Progo menangkap ikan dengan alat dan bahan yang dilarang sesuai Undang Undang 45 Tahun 2009 perubahan dari UU no. 31 Tahun 2004 tentang Perikanan. Namun karena lokasi kejadian masuk di wilayah Kabupaten lain, maka diperlukan koordinasi yang intensif dan terpadu dengan Kabupaten yang lain, sehingga diperlukan langkah penanganan akan lebih cepat dan terpadu bila terdapat kejadian serupa dan tidak terulang kembali.

Yang menjadi pertanyaan…..KENAPA MASIH SAJA TERJADI….