Probiotik Untuk Ikan

Proses pemeliharaan ikan perlu memperhatikan keseimbangan antara kesehatan ikan dan lingkungan. Faktor penting yang sering diabaikan adalah mikrobiota dalam sistem akuatik. Mikrobiota yang seimbang berperan penting dalam menjaga kualitas air dan kesehatan ikan. Disinilah peran penting probiotik dalam budidaya ikan.

Apa itu probiotik? Probiotik lebih dikenal dengan mikroorganisme (bakteri) ‘baik’ yang bermanfaat  menciptakan kondisi optimum untuk budidaya.

Siapa saja Probiotik itu?

Mikroba untuk pakan

Mikroba untuk air

1.      Lactobacillus

2.      Carnobacterium

3.      Acetobacter

4.      Pseudomonas

5.      Yeast

6.      Rhodobacter

7.      Dsb.

1.    Nitrosomonas

2.    Nitrobacter

3.    Bacillus

4.    Dsb.

 

 

Apa saja manfaat penggunaan probitotik untuk budidaya perikanan?

  1. Menggemburkan dasar kolam
  2. Menjaga kualitas air
  3. Memacu pertumbuhan ikan
  4. Mencegah stress dan penyakit
  5. Meningkatkan kecernaaan pakan, sehingga semakin banyak pakan yang menjadi daging
  6. Menekan populasi mikroba jahat dengan cara berkompetensi dalam menempati ruang dan mendapatkan nutrisi

Bagaimana cara kerja Probiotik?

Probiotik akan membantu menguraikan bahan-bahan  organik seperti pakan di usus maupun kotoran di air, sehingga meningkatkan produktivitas pemeliharaan

Bagaimana cara aplikasi probiotik?

  1. Ditebarkan ke air kolam, untuk menjaga kualitas air
  2. Dicampurkan pakan, untuk memperbaiki FCR

Hal-hal yang harus diperhatikan ketika menggunakan probiotik:

  1. Jangan gunakan bersamaan dengan antibiotik
  2. Jangan digunakan jika media larutan sudah berubah warna dan aroma

Bagaimana aplikasi probiotik dalam budidaya perikanan?

Probiotik merupakan benteng pertahanan diri. Sehingga lebih baik probiotik diberikan sejak dini. Begitu bibit mau masuk kolam, tiga hari sebelumnya air kolam diguyur probiotik agar kondisi air cepat matang dan tumbuh banyak plankton. Selanjutnya, pemberian probiotik untuk pemeliharaan air cukup dua minggu sekali atau ketika kondisi air menurun kualitasnya.  Probiotik pada pakan juga hendaknya diberikan teratur setiap hari.

Jangan menunggu kondisi kolam jelek,  ikan stress atau terserang penyakit.  Pemberian probiotik secara teratur akan menghasilkan ikan yang lebih bagus.

Probiotik sudah banyak tersedia di pasaran, namun untuk menghemat biaya produksi, probiotik dapat dikultur (diperbanyak) atau kita buat sendiri.

Probitotik yang dapat kita buat sendiri biasanya disebut mol probiotik, merupakan singkatan dari mikroorganisme lokal. Bahan-bahan mol probitotik harus mengandung karbohidrat, glukosa, dan bakteri.

Kultur EM4 (diaplikasikan untuk pakan ikan) atau sel multi (diaplikasikan untuk air kolam)

Alat dan bahan :

  • EM4 atau sel multi sebanyak 5 ml/L
  • Gula pasir sebanyak 3 sendok makan (30 gram)/L
  • Ragi sebanyak 1 gram/L
  • Air sebanyak 1 L yang sudah direbus dan didinginkan
  • Dirigen 2 L, 1 buah
  • Gelas aqua, 1 buah
  • Aerasi 1 set

Cara pembuatan :

  • Cuci dirijen sampai bersih dan dikeringkan
  • Rebus air sebanyak 1 L, didinginkan dan dimasukkan ke dalam jirigen
  • Ambil air dari jirigen sebanyak setengah gelas agua. Kemudian masukan gula pasir dan diaduk sampai larut. Masukkan ragi dan EM4 atau sel multi kemudian diaduk. Setelah semuanya tercampur kemudian dimasukkan ke jirigen.
  • Tambahkan aerasi di jirigen dan dibiarkan selama 2-3 hari.
  • Probiotik siap dicampurkan di pakan ikan atau air kolam.

Aplikasi di Pakan

  • Ambil 1L probiotik yang sudah dikultur, kemudian di campur dengan 3 kg pakan
  • Aduk sampai merata
  • Biarkan kering angin selama 15-20 menit
  • Pakan siap diberikan ke ikan

Aplikasi di air kolam

  • Ambil 500 ml/ m3 sel multi yang sudah diaktifkan.
  • Kemudian disebar di seluruh permukaan air kolam.

Probiotik berperan penting dalam menjaga kesehatan dan kelestarian ikan. Probiotik membantu menciptakan lingkungan yang optimal untuk pertumbuhan dan perkembangan ikan dengan meningkatkan kesehatan pencernaan, mengurangi risiko penyakit, dan meningkatkan kualitas air.

Namun, penting untuk diingat bahwa pemilihan probiotik yang tepat dan pemantauan kualitas air secara hati-hati tetap penting untuk memastikan keberhasilan penggunaan probiotik dalam budidaya perikanan. (Mega Dissa A.)