MONITORING DAN EVALUASI KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN DI DESA SENDANGSARI

Selasa, 5 Maret 2024 telah dilakukan kunjungan lapangan ke beberapa kelompok pembudidaya ikan di Desa Sendangsari, Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulon Progo dalam rangka monitoring dan evaluasi oleh pihak Dinas Kelautan dan Perikanan Kulon Progo (DKP KP).  Desa Sendangsari hingga saat ini memiliki 17 kelompok budidaya yang tersebar dihampir seluruh dusun, terkeceuali pada Dusun Secang yang diharapkan dapat dibentuk kelompok pembudidaya wanita di dusun tersebut.

Monitoring dan evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui kondisi secara langsung perkembangan kegiatan budidaya. Sebagian besar masalah yang ditemukan diberbagai kelompok budidaya yaitu permasalahan air yang terjadi terutama pada musim kemarau. Pada kelompok budidaya Jagading Ulam, permasalahan air ini berencana diatasi dengan mengambil air dari embung terdekat, namun terkendala pada biaya untuk membangun fasilitas pengairan dari embung ke kolam budidaya. Perwakilan dari pihak Kalurahan yaitu Bapak Wahyudi, mengatakan akan diusahakannya bantuan dana untuk pembukaan lahan budidaya baru.

Dalam monitoring dan evaluasi ini juga dibahas mengenai keuntungan yang didapat dari setiap penjualan hasil panen. Dari kelompok Jagading Ulam sendiri biasanya mendapatkan keuntungan Rp250.000 hingga Rp350.000 persetiap 1000 ekor ikan. Untuk pertumbuhan ikan yang maksimal, dibutuhkan manajemen seperti pakan, kondisi air, dan pemberian probiotik untuk ikan. Jenis pakan ikan yang diberikan kepada ikan sebaiknya pakan yang mereknya sudah terdaftar di KKP karena sudah pasti baik bagi ikan dan aman untuk lingkungan. Selain pakan ikan sebaiknya juga diberikan tambahan probiotik dan kondisi air diharapkan dapat rutin diganti perminggunya atau sesuai dengan kondisi kualitas air yang dibutuhkan ikan sehingga ikan bisa hidup dan tumbuh secara optimal (Afifah Asriani-BMKM UGM).