Monitoring Kualitas Air: DKP Melakukan Pengecekan Rutin Pada Kolam Budidaya Ikan

Kualitas air sangat menentukan kelangsungan hidup dan pertumbuhan ikan, mengingat air adalah media hidup ikan. Jika perairan tersebut tercemar, maka pertumbuhan ikan yang sedang dibudidayakan akan terganggu. Permasalahan yang sering timbul pada kegiatan budidaya perikanan adalah kualitas perairan yang tidak stabil. Oleh karena itu, pada Kamis, 21 Maret 2023 dilakukan pengecekan rutin kualitas air pada kolam budidaya yang ada di Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo. Pengecekan kualitas air dilakukan pada 4 (empat) kolam sampling dengan diameter 3m dan 2 m yang di dalamnya terdapat ikan nila, gurame, dan patin. Alat yang digunakan untuk mengecek kualitas air tersebut adalah water quality checker yang di didalamnya terdapat parameter fisika dan kimia air, seperti pH, DO (Dissolved Oxygen), Konduktivitas, Turbiditas, Suhu air, dan Salinitas air.  Adapun kisaran parameter kualitas air yang optimal untuk budidaya ikan yaitu pH 6,5-8; DO >3 mg/L; Konduktivitas <50 mS/m; Turbiditas 25-100 NTU; Suhu air 28-32°C; dan salinitas untuk air tawar 0-0,3 ‰.

Hasil pengukuran air yang didapatkan dari kolam sampling 1, yaitu :

- pH : 7,9

- DO : 2,9 mg/L

- Konduktivitas : 57,5 mS/m

- Turbiditas : 32,8 NTU

- Suhu air : 31,1 °C

- Salinitas : 0,2 ‰

Hasil pengukuran air yang didapatkan dari kolam sampling 2, yaitu :

- pH : 7,5

- DO : 2,6 mg/L

- Konduktivitas : 59,0 mS/m

- Turbiditas : 33,7 NTU

- Suhu air : 30,7 °C

- Salinitas : 0,2 ‰

Hasil pengukuran air yang didapatkan dari kolam sampling 3, yaitu :

- pH : 7,7

- DO : 2,6 mg/L

- Konduktivitas : 64,1 mS/m

- Turbiditas : 108,7 NTU

- Suhu air : 29,3 °C

- Salinitas : 0,3 ‰

Hasil pengukuran air yang didapatkan dari kolam sampling 4, yaitu :

- pH : 7,1

- DO : 3,0 mg/L

- Konduktivitas : 77,2 mS/m

- Turbiditas : 106,1 NTU

- Suhu air : 27,9 °C

- Salinitas : 0,3 ‰

Ikan membutuhkan habitat yang sesuai agar dapat hidup sehat dan tumbuh secara optimal. Oleh karena itu, dengan pengecekan kualitas air yang dilakukan secara rutin diharapkan dapat mengontrol penyakit dan bakteri pada air kolam budidaya sehingga dapat dilakukan tindakan dan kebijakan jika kualitas air menurun atau dalam keadaan buruk. Secara garis besar, kualitas air pada kolam budidaya ikan di Dinas Kelautan dan Perikanan Kulon Progo berada pada kondisi normal, sehingga ikan dapat tumbuh dengan optimal.

Kontributor : Kurnia Ratri Assalma (Mahasiswa Magang MBKM UGM)