KEGIATAN BULAN BHAKTI GOTONG ROYONG MASYARAKAT (BBGRM) DI KAPANEWON SENTOLO

Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tahun 2024 dilaksanakan mulai tanggal 06 Mei 2024 dan berakhir hingga tanggal 16 Mei 2024. Kapanewon Sentolo, merupakan kapanewon yang menjadi lokasi permulaan kegiatan BBGRM Tahun 2024 kali ini. Bertempat di teras RT Padukuhan Bantar Kulon, Kalurahan Banguncipto, kegiatan BBGRM dilaksanakan secara meriah dan tertib.

Berdasarkan Undang-undang Pemendagri Nomor 42 tahun 2005 tentang Pedoman Penyelenggaraan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat, kegiatan BBGRM Tahun 2024 Mengambil tema “Dengan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat Kita Optimalkan Peran Lembaga Kemasyarakatan Kalurahan/Kelurahan Sebagai Mitra Pemerintah Kalurahan/Kelurahan”. Kegiatan BBGRM ini diharapkan dapat merekatkan persatuan dan kesatuan masyarakat sehingga akan berperan dalam peningkatan pembangunan.

Menurut Pj. Bupati Kulon Progo, Ibu Ni Made Dwipanti Indrayanti, ST., MT., jiwa gotong royong masih kental di jiwa masyarakat, seperti dalam kegiatan perayaan keagamaan, maupun sosial budaya. Oleh karena itu, perlu komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan untuk berani menggelorakan semangat tiada hari tanpa gotong royong. Kegiatan BBGRM ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian dan peran aktif masyarakat dalam menunjang pemerataan pembangunan di segala bidang.

Inovasi yang dicanangkan oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo, Ir. Trenggono Trimulyo, M.T., dalam mendukung kegiatan gotong royong di masyarakat adalah melaui program Gerbang Segoro (Gerakan Membangun dengan Semangat Gotong Royong) di wilayah Kabupaten Kulon Progo yang sudah diterapkan sejak tahun 2022. Gerbang Segoro merupakan kegiatan yang berbasis pemberdayaan masyarakat dengan melibatkan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan), Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas), dan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nelayan.

Oleh karena itulah, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo pada tahun ini memberikan Bantuan Hibah berupa Bantuan Sarana Produksi Budidaya Perikanan dan Bantuan Sarana Prasarana Pengawasan Perikanan di Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) dan Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) yang terdapat di Kapanewon Sentolo. Setidaknya, terdapat 3 kelompok yang mendapat bantuan tersebut. Pokdakan Mina Balon, yang merupakan Pokdakan beranggotakan Wanita yang beralamat di Bantarkulon, Banguncipto mendapatkan bantuan hibah berupa Kolam Bulat diameter 2m sejumlah 15 unit, Benih gurami 250 ekor, Benih Lele 5.000 ekor, Pakan Ikan 664 Kg, pH Meter 1 buah, Termometer 1 Buah, Probiotik 5 Botol (Probiotik Pakan dan Probiotik Air). Kemudian, Pokdakan Mina Watubulus yang beralamat di Siwalan, Sentolo mendapatkan bantuan berupa kolam bulat diameter 2m sejumlah 8 unit, Benih lele 8.800 ekor, serta pakan ikan pembesaran sejumlah 880 kg. Dalam bidang pengawasan perikanan, Pokmaswas Bangun Mina Manunggal di Banguncipto juga memperoleh bantuan berupa Handy Talky 2 buah, teropong 1 unit, sepatu boot 5 pasang, senter 3 buah, jas hujan 5 buah, papan larangan 1 unit, serta rompi pokmaswas sejumlah 5 buah. Seluruh bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh Pj. Bupati Kulon Progo dan diterima oleh perwakilan masing-masing Pokdakan dan Pokmaswas.

 Dengan semangat gotong royong, maka kegiatan bidang perikanan akan dapat berkembang sehingga nantinya akan berdampak pada keamanan lingkungan dan sumberdaya perairan, peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, peningkatan angka konsumsi ikan dan pemenuhan gizi sehingga akan menekan angka stunting di wilayah Kabupaten Kulon Progo.

By: Husna Nabilla R., S.Pi