Program Jaga Kaliku: Belasan Calon Pengantin Menyebarkan Ikan Wader

Kulon Progo - Rabu (08/05/2024) pukul 11.30 WIB, bidang perikanan tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Kulon Progo bersama Lembaga KUA Kecamatan Galur yang diikuti KOMPAK (Kelompok Masyarakat Penggerak Konservasi), PADAS (Pelestarian Alam dan Satwa), serta 15 calon pengantin melakukan Program Jogo Kaliku Sipatin yang merupakan singkatan dari Jaga Komitmen Warga Kulon Progo untuk Kelestarian Alam Lingkungan Ikan Kulon Progo dengan Sedekah Ikan Pasangan Pengantin. Program ini merupakan inovasi dari DKP Kulon Progo yang bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kulon Progo yang bertujuan untuk memelihara keberlangsungan ekosistem perairan umum dengan melibatkan calon pengantin dalam penyebaran bibit ikan di perairan.

Sebanyak 15 calon pengantin melakukan tebar benih ikan di aliran Sungai Progo. Kepala Sub Koordinator Kelompok Substansi Pemberdayaan Nelayan Kecil, Sinto Aryono, dalam laporannya menyampaikan bahwa Jogo Kaliku Sipatin lahir untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat Kulon Progo dalam pelestarian sumber daya perikanan di perairan umum dengan melepas bibit ikan sebagai sedekah dari calon pasangan pengantin. Sebanyak 1000 ekor bibit ikan telah dilepaskan oleh calon pengantin melalui program ini. Adapun ikan yang dilepaskan antara lain berjenis ikan wader merah dengan ukuran 2-3 cm. Ikan wader merah ini tidak hanya menjadi bagian integral dari ekosistem Sungai Progo tetapi juga penting bagi mata pencaharian masyarakat. Ikan ini membantu menjaga keseimbangan ekologis, berkontribusi pada pengendalian alami populasi serangga, dan menjadi sumber protein bagi warga sekitar.

Program Jaga Kaliku Sipatin ini diharapkan mampu menjadi awal dan pondasi pendidikan bagi masyarakat melalui peran keluarga baru untuk sadar dan peduli akan menjaga lingkungan alam dan terus melestarikan keberlangsungan hidup sumber daya air dan ikan. Melalui program ini mempunyai arti penuh makna dari calon pengantin dalam Sedekah Ikan Pasangan Pengantin bahwa setiap individu memiliki peran dalam menjaga kelestarian alam. Ini mengundang masyarakat luas untuk turut serta dalam upaya konservasi, mendorong sinergi antara cinta, kehidupan, dan alam.

Penulis : M. Irfan Maulana O. (Mahasiswa Magang MBKM UGM)