Pengendalian Mutu Perikanan Domestik Stasiun KIPM DIY di Kulon Progo: Demi Keamanan Ikan Segar

Pemerintah Kulon Progo melakukan kegiatan pengendalian mutu perikanan domestik yang bekerja sama dengan Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan (KIPM) Yogyakarta. Program kegiatan pemantauan mutu ini dilaksanakan secara bersama dalam tim pengendalian mutu dimaana dari Pemkab Kulon Progo diwakili personil dari Dinas Kelautan dan Perikanan dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian. Kegiatan pengendalian mutu ini dilaksanakan untuk melakukan pemantauan mutu kualitas produk perikanan terutama ikan segar yang beredar di masyarakat. Tim pengendalian mutu pada Tahun 2024 ini menyasar dua pasar tradisional yaitu Pasar Pripih di Hargorejo, Kokap dan Pasar Bendungan di Bendungan, Wates.

Kegiatan pemantuan mutu dilaksanakan dengan jalan melakukan monitoring langsung ke kondisi sarana prasarana yang ada di pasar serta system operasional procedure yang dilakukan tiap pelaku usaha dalam melakukan kegiatan perdagangan ikan di pasar. Beberapa hal yang diperiksa berkaitan dengan sarana prasarana pemasaran ikan di pasar adalah lokasi, kebersihan bangunan dan fasilitas pemasaran ikan, display pemasaran ikan, fasilitas toilet dan cuci tangan serta akses pembuangan limbah. Berkaitan system operational procedure dengan pemasar, lebih berkaitan dengan perilaku pedagang dalam melaksanakan kegiatan pemasaran ikan segar yang dilakukan. Beberapa item monitoring yang dilakukan adalah perilaku sanitasi dan higenitas dari pedagang, penataan ikan di meja display, penggunaan sistem dingin, penggunaan peralatan serta adanya alur kerja tidak terkontaminasi silang.  

Adapun sasaran monitoring adalah dua pasar tradisional yang berada di Kulon Progo. Pasar tradisional adalah bentuk pasar dimana dalam kegiatannya atau proses transaksinya masih dilakukan secara tradisional, yaitu penjual dan pembeli bertemu untuk melakukan tawar-menawar harga suatu barang/ jasa. Kedua pasar ini dibangun dan dikelola oleh pemerintah daerah. Pasar Pripih sendiri dipilih karena memiliki omset pemasaran ikan segar yang terjaga stabil dan mempunyai Kelompok Pemasaran Ikan Poklahsar Mina Pripih. Adapun Pasar Bendungan dipilih selain karena memiliki kegiatan pemasaran ikan segar, pasar ini adalah satu-satunya pasar PAS AMAN di Kulon Progo. Pasar dengan kategori Pangan Segar Aman (PAS AMAN) adalah program pembinaan kepada pasar untuk mendukung ketersediaan peredaran pangan segar dari produsen ke konsumen, sehingga pemenuhan aspek keamanan pangan sanitasi dan higinitas terwujud dengan optimal.

Dari kedua pasar ini, diharapkan dapat menjadi sampel bagi keseluruhan kondisi ikan segar yang ada di Kulon Progo terutama dari ikan segar yang diperjualbelikan di Pasar Tradisional. Tujuan akhir dari kegiatan ini adalah memantau kondisi ikan yang dikonsumsi masyarakat sehingga dapat menjamin mutu dan keamanan produk yang dikonsumsi.

Salah satu pelaksanaan kegiatan dari tim pengendalian mutu adalah pelaksanaan pengawasan pada hari Rabu (24/4/2024) lalu di Pasar Pripih dan Pasar Bendungan. Dari kedua pasar ini dilakukan monitoring baik pada kondisi sarana prasarana pasar tradisional dan pelaku usaha pemasar hasil perikanan.

Maju Terus Perikanan Kulon Progo!

Salam Kompak: Kompetitif, Profesional, Akuntabel!
Gerbang Segoro: Siyogo, Sendiko, Mulyo!

Penulis : Isna Bahtiar, S.Kel., M.Ec.Dev.