Kerjasama Dana Keistimewaan dan Gerbang Segoro Menstimulasi Perekonomian Kerakyatan Poklahsar

Gerbang Segoro memberikan dampak yang positif bagi perkembangan perekonomian masyarakat perikanan di Kulon Progo. Program ini sejak dilaunching melalui  Instruksi Bupati Nomor 12 Tahun 2022 tentang Gerakan Membangun dengan Semangat Gotong Royong (Gerbang Segoro) mendapat support langsung dari Dana Keistimewaan. Gerbang Segoro terus berusaha meningkatkan skala perekonomian di berbagai kelompok usaha perikanan dengan jalan memberikan satu stimulan bagi pengembangan perekonomian.

“Gerbang Segoro ini masuk dalam Program penyelenggaraan keistimewaan Yogyakarta urusan kebudayaan, berada dalam kegiatan pengembangan kearifan lokal dan potensi budaya sub kegiatan pengembangan budaya bahari,” tutur Ghufron Said Priyono, S.Pi., Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP), DKP Kabupaten Kulon Progo. Pada kelompok pengolahan dan pemasaran (poklahsar), Dana Keistimewaan mendukung pemberdayaan masyarakat P2HP terutama dalam meningkatkan keterampilan pelaku usaha, kelembagaan kelompok serta stimulus bantuan hibah kepada poklahsar.

Pada tahun 2024 ini, kegiatan di sektor pengolahan dan pemasaran mendapatkan stimulan 2 topik kegiatan yaitu stimulan bantuan sarana prasarana kepada 6 poklahsar serta stimulan hibah rehabilitasi unit pengolahan ikan (UPI) pada 2 poklahsar. Bantuan kepada 6 poklahsar ini yaitu kepada (1) Poklahsar Berkah Mandiri, Karangwuni, Wates, (2) Poklahsar Jaya Bersama, Pandowan I, Nomporejo, Galur, (3) Poklahsar Keluarga Sakinah, Pantog Kulon, Banjaroyo, Kalibawang, (4) Poklahsar Kencana Sari Food, Donomulyo, Nanggulan, (5) Poklahsar Srikandi Mandiri, Kepek, Pengasih, dan (6) Poklahsar Wader, Sungapan Kidul, Wahyuharjo, Lendah. Keenam kelompok ini adalah poklahsar pemula. “Bagi poklahsar pemula, stimulan hibah peralatan pengolahan ikan akan menginisiasi kegiatan pengolahan ikan sehingga produksi akan meningkat dengan kualitas yang baik,” sambung Ghufron Said Priyono, S.Pi. Keenam poklahsar ini mendapatkan hibah berupa peralatan pengolahan ikan seperti Baskom, Panci, Wajan, Kompor, Presto, Oven, Spinner, Mesin Penggiling dan peralatan pendukung sistem rantai dingin seperti freezer dan cooler box.

Adapun stimulan berupa rehabilitasi UPI diberikan kepada poklahsar non pemula yang telah membuktikan kinerja baik dalam menghasilkan produk olahan ikan. Kegiatan ini berupa hibah perbaikan tempat produksi olahan ikan yang sudah ada di kelompok. Rehab ini berfungsi untuk lebih menjamin mutu dan keamanan produk yang sudah dihasilkan. Terdapat dua poklahsar yang mendapat hibah rehab UPI pada tahun ini yaitu Poklahsar Iwakku, Tubin, Sidorejo, Lendah dan Poklahsar Sari Lele, Jati, Banaran, Galur.

Maju Terus Perikanan Kulon Progo!

Salam Kompak: Kompetitif, Profesional, Akuntabel!
Gerbang Segoro: Siyogo, Sendiko, Mulyo!

Penulis: Isna Bahtiar, S.Kel., M.Ec.Dev.