Pembagian Kartu Bantuan Premi Asuransi Nelayan

 

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bekerjasama dengan Jasindo mengeluarkan bantuan untuk nelayan berupa Bantuan Premi Asuransi Nelayan tahun 2018. Salah satu yang mendapat bantuan premi asuransi nelayan dari KKP adalah Kabupaten Kulon Progo.  Sejumlah 148 nelayan Kulon Progo mendapat Bantuan Premi Asuransi Nelayan.  Bantuan Asuransi ini diutamakan untuk nelayan yang belum pernah mendapat bantuan asuransi nelayan di tahun-tahun sebelumnya. Dari 148 nelayan yang mendapatkan Bantuan Premi Asuransi Nelayan, tersebar di beberapa kecamatan, yaitu Kecamatan Galur sejumlah 15 orang, Kecamatan Panjatan sejumlah 23 orang, Kecamatan Wates sejumlah 31 orang, Kecamatan Kokap sejumlah 3 orang, dan yang terbanyak adalah Kecamatan Temon sejumlah 76 orang.  Masa Berlaku dari Bantuan Premi Asuransi Nelayan ini adalah 1 tahun.

                Manfaat dari kartu asuransi nelayan adalah nelayan yang mempunyai kartu tersebut akan mendapat santunan yang sudah ditetapkan oleh Jasindo. Santunan yang diperoleh nelayan dari Asuransi nelayan ini dibedakan menjadi 2, yaitu santunan akibat melakukan aktivitas penangkapan ikan dan santunan kecelakaan akibat selain melakukan aktivitas penangkapan ikan. Santunan kecelakaan akibat melakukan aktivitas penangkapan ikan besarannya tergantung dari jenis kecelakan,  kematian akibat kecelakaan mendapat santunan RP. 200.000.000,-, Kematian Akibat selain kecelakaan (maximal) mendapat santunan Rp. 160.000.000,-, Cacat tetap mendapat maksimal Rp. 100.000.000,-, dan Biaya pengobatan maksimal mendapat Rp. 20.000.000,-.

Santunan kecelakaan akibat selain melakukan aktivitas penangkapan ikan  dibedakan menjadi kematian akibat kecelakaan mendapat santunan Rp. 160.000.000,-, Kematian akibat meninggal dunia biasa mendapat santunan maksimal Rp. 160.000.000,-, Cacat Tetap mendapat santunan maksimal Rp. 100.000.000,-, Biaya pengobatan mendapat santunan maksimal Rp. 20.000.000,-. Besaran santunan tersebut dengan catatan, jika kematian akibat selain kecelakaan dengan umur 17 – 45 tahun mendapat santunan maksimal yaitu Rp. 160.000.000,-, umur 46 - 55 tahun mendapat santunan sebesar Rp. 40.000.000,-, dan umur 56 – 65 tahun biaya santunan sebesar Rp. 20.000.000,-.

Mekanisme proses klaim, yaitu :

1. Tertanggung wajib melaporkan mengenai terjadinya musibah atau kerugian melalui Dinas Kabupaten / Kota setempat yang membidangi perikanan dan menyampaikan ke Perusahaan Klaim dibayar 7 (tujuh) hari kerja setelah Asuransi selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kalender sejak tanggal kejadian ;

2. Tertanggung wajib dengan segera mengambil langkah guna memperoleh pertolongan untuk pengobatan serta perawatan yang diperlukan atas luka yang dideritanya dari dokter;

3. Dalam hal Kematian / Cacat Tetap / Biaya Pengobatan/ Hilang sebagai akibat kecelakaan di laut / perairan darat, maka :

- pelapor wajib melaporkan kepada Kepala Desa / Lurah untuk mendapatkan Surat Pengantar ke Syahbandar, Kepala Dinas Kabupaten/Kota, atau Polisi Perairan setempat;

- Selanjutnya Syahbandar, Kepala Dinas Kabupaten / Kota,atau Polisi Perairan Setempat membuat Berita Acara Kejadian di Laut atau perairan darat; dan

- Khusus untuk kejadian hilang, ahli waris membuat Surat Pernyataan untuk mengembalikan pembayaran klaim apabila Tertanggung ditemukan kembali dalam keadaan hidup.

4. Klaim dibayar 7 (tujuh) hari kerja setelah adanya kesepakatan tertulis antara Penanggung dan Tertanggung dalam Berita Acara Keputusan Klaim mengenai jumlah klaim yang harus dibayar.

Tambahan khusus kejadian klaim untuk Meninggal Dunia Biasa hanya dapat diajukan kepada Penanggung setelah masa tunggu selama 1 (satu) bulan dan / atau 30 hari kalender sejak tanggal awal pertanggungan dan / atau tanggal polis realisasi diterbitkan.

Nelayan yang tidak terdaftar mendapatkan bantuan Asuransi Nelayan bisa mendaftar pada Asuransi Mandiri Terpercaya untuk Nelayan atau SI MANTEP. Syarat pembuatan asuransi mandiri untuk nelayan adalah mempunyai kartu nelayan/KUSUKA, berusia minimal 17 tahun dan maksimal 65 tahun. Biaya premi dibagi menjadi 3, yaitu Rp. 175.000 per tahun, Rp. 100.000 per tahun,  dan Rp. 75.000 per tahun, akan dibedakan pada kompensasi yang didapatkan. Untuk pertanyaan lebih lanjut bisa langsung ditanyakan ke Dinas Kelautan dan Perikanan Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil dan Pengelolaan Pelelangan Ikan. 

Foto 1. Penyerahan Kartu Asuransi Nelayan Jangkaran

Foto 2. Penerimaan Kartu Asuransi Nelayan

Foto 3. Nelayan menerima kartu asuransi

Foto 4. Kartu Asuransi Nelayan Tampak Depan

Foto 5. Kartu Asuransi Nelayan Tampak Belakang