Home Publikasi Berita Detail Berita

Detail Berita

GEBYAR GERBANG SEGORO

Admin
Berita
17 Desember 2024 00:00:00

Image Berita


Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo menggelar Puncak Acara Program GERBANG SEGORO (Gerakan Membangun dengan semangat Gotong Royong ) Tahun 2024 dengan acara Gebyar Gerbang Segoro pada hari Minggu (15/12/2024)

Gebyar Gerbang Segoro dilaksanakan di Halaman Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Trisik dihadiri oleh Gubernur DIY yang diwakili oleh Asisten Gubernur DIY Bidang Perekonomian dan Pembangunan Drs Tri Saktiyana, M.Si, Paniradya Pati Kaistimewaan Ir Aris Eko Nugroho, Sp, M.Si.  PJ Bupati Kulon Progo Ir Srie Nurkyatsiw, MMA, beserta Jajaran Forkompimda Kabupaten Kulon Progo, Kepala OPD Kabupaten Kulon Progo, Panewu Se Kabupaten Kulon Progo, Lurah lokasi kegiatan Gerbang Segoro dan Festival Jaga Kaliku serta Perwakilan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Wanita, Perwakilan Kelompok Pengolah Pemasar (POKLAHSAR) , Perwakilan Kelompok Masyarakat Pengawas (POKMASWAS) dan KUB nelayan.

Rangkaian kegiatan Gebyar Gerbang Segoro dibuka dengan Lomba Mancing Plesiran yang diikuti oleh 1700 peserta yaitu lomba memancing ikan di pesisir pantai Trisik Banaran, penanaman pohon anggur laut, peninjauan lomba mancing plesiran, peninjauan gebyar poklahsar ( pameran hasil produksi pengolahan), peninjauan hasil aktivitas nelayan , penyerahan hadiah lomba gerbang segoro dan festival Jaga Kaliku serta peresmian TPI Trisik, penandatanganan prasasti TPI Trisik, Unit Pengolahan Ikan Iwakku Lendah, dan Unit Pengolahan Ikan Kampung Lele Asap, Banaran Galur.

Dalam pesan Gubernur DIY yang disampaikan oleh Tri Saktiyana, agar TPI dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan pendapatan dan kesehjateraan masyarakat pesisir di Trisik, dengan merawat bangunan, dan yang lebih penting manajemen pengelolaan, tolong jaga kebersihan, pastikan jaga sanitasi air di toilet tercukupi.

Disini dari aspek ekonomi sudah ada ikan ditangkap hasilnya bisa diolah menjadi produk yang memiliki nilai jual, dari aspek pariwisata juga bisa menjadi nilai tambah untuk dikolaborasikan. Penggunaan Dana Keistimewaan dalam proses pembangunan TPI Trisik, menunjukan bahwa Dana Keistimewaan tidak hanya untuk kesenian  dan kebudayaan dalam arti sempit, namun  kebudayaan dalam arti luas yatu budaya bahari sebagaimana telah dilakukan oleh nelayan Kulon Progo untuk meningkatkan kesejahteraan dari mata pencaharian seketor kelautan dan perikanan.

Dalam sambutan selamata datang, PJ Bupati Kulon Progo menyampaikan terima kasih kepada Gubernur DIY atas amanah penggunaan Dana Keistimewaan DIY untuk fasilitasi sarana dan prasarana kelautan dan perikanan serta kepada Wakil Gubernur DIY atas palilah penggunaan tanah Pakualam Graud untuk membangun TPI Trisik  melalui Penghageng Panitikismo Pakualaman.

Dengan semangat Gotong Royong dilandasi tekad semangat dari spirit bela beli dan kolaborasi mari jadikan tempat ini menjadi icon di Kulon Progo dalam mengembangkan usaha kelautan dan perikanan untuk meningkatkan pendapatan dan kesejejahteraan masyarakat Kulon Progo.

Menurut Trenggono Trimulyo, TPI Trisik dibangun dengan harapan sebagai sarana mendukung pariwisata Pantai Trisik, karena TPI yang berkonsep TPI HEBAT (Higienis, Ekonomis, Bersih Aman dan Tertib), berciri khas budaya dan berbasis wisata, dikembangkan menjadi bangunan yang multi fungsi untuk menggerakan dan meningkatkan pemberdayaan masyarakat pesisir dengan pengolahan, pemasaran dan sentra kuliner ikan di Pantai Trisik.

Suratiman, Ketua TPI Trisik, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah khususnya kepada Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur  yang telah memperhatikan nelayan Kulon Progo khususnya nelayan Trisik dengan dibangunnya TPI Trisik yang megah dan HEBAT, akan meningkatkan semangat nelayan Trisik dalam menangkap ikan, mengolah dan memasarkannya. Kami berjanji untuk merawat dan mengelolanya dengan baik.

Source: Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Kulon Progo

WhatsApp Chat