Sebgai seorang peternak sapi tentu kita akan menghadapi berbagai penyakit yang menyerang ternak peliharaan kita. Salah satu penyakit yang sering menyerang ternak kita adalah penyakit mencret atau diare. Ada beberapa tindakan yang dapat anda ambil dalam melakukan penanganan pertama terhadap sapi yang terserang mencret atau diare oleh anda sendiri sebagai peternak sebelum Dokter Hewan yang kita panggil datang.
Sebelum berbicara lebih jauh tentang penanganan pertama terhadap sapi mencret, ada baiknya terlebih dahulu kita mengetahui penyebab dari penyakit mencret pada sapi. Penyakit mencret pada sapi dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Secara garis besar penyakit mencret pada sapi disebakan oleh dua faktor yaitu faktor fisiologis dan faktor infeksi penyakit. Seekor sapi dikatakan mencret apabila mengeluarkan feces/akotoran (defekasi) dengan frekuensi yang lebih sering dari pada saat kondisi normal dan berbentuk lebih encer atau bahkan cair dibandingkan dengan feces seekor sapi sehat. Penyakit mencret pada sapi adalah tanda bahwa telah terjadi perubahan fisologis normal pada tubuh sapi atau tanda bahwa sapi telah terinfeksi suatu penyakit.
Dan mengenai pertolongan pertama terhadap penyakit mencret pada sapi yang akan kita bicarakan berikut ini adalah lebih cenderung Kami sarankan untuk mengatasi sapi yang mengalami diare akibat faktor fisiologis. Akan tetapi perlakuan ini dapat juga digunakan sebagai terapi yang mendukung proses kesembuhan dari penyakit mencret pada sapi yang disebabkan oleh faktor penyakit.
Terdapat beberapa tanda yang membedakan antara penyakit mencret pada sapi akibat faktor fisiologis dan penyakit mencret pada sapi faktor infeksi penyakit. Sapi yang menderita mencret akibat faktor fisologis biasanya menunjukan gejala mencret namun tidak disertai adanya darah, lendir, bau busuk, cacing dan ketidak normalan lainnya. Selain itu, sapi masih terlihat sehat dan masih menunjukan nafsu makan yang baik.Sedangkan Sapi yang menderita penyakit mencret pada sapi akibat faktor Infeksi Penyakit menunjukan gejala seperti :
- Mencret/Diare secara terus-menerus (profus)
- Feses atau lembek sampai cair, berwarna gelap/kehitaman, berbau busuk, kadang disertai lendir, bercak darah/segmen cacing yang keluar dari lubang anus
- Tubuh terlihat kurus, pucat, lemah dan lesu
- Dari mata dan hidung keluar eksudat / lendir
- Bulu kasar, kaku dan rontok
- Nafsu makan menurun
- Merejan/merintih
- Punggung melengkung
- Jalan sempoyongan atau bahkan sampai ambruk
Penanganan
Inti dari penanganan sebuah penyakit, adalah menghilangkan penyebab penyakit dan mengatasi efek yang ditimbulkan akibat penyakit tersebut. Adapun Faktor Fisiologis yang menyebabkan mencret dapat berupa; Perubahan lingkungan ternak, meliputi perubahan pakan, perpindahan ternak, perubahan cuaca, dan pergantian pemeliharaan.
Melihat dari berbagai faktor dari penyakit mencret pada sapi akibat faktor fisiologis diatas, perlu dilakukan cara dengan tidak melakukan perubahan secara mendadak terhadap hal pakan, perpindahan lokasi kandang dan sebagainya agar ternak tidak stres.
Selain itu, untuk mengganti cairan tubuh yang hilang maka dapat diberikan cairan elektrolit terutama air, bikarbonat, sodium dan potassium atau larutan garam agar tidak terjadi dehidrasi yang lebih lanjut.
Berikut ini kami paparkan resep cairan elektrolit yang dapat digunakan sebagai pertolongan pertama untuk mengatasi diare :
3 kotak kecil kaldu sapi instan atau bisa juga menggunakan 1 sachet kaldu sapi.
1 sachet agar-agar bubuk
2 sendok garam
2 sendok soda kue/baking soda/sodium bicarbonate/NaHCO3
Selain untuk mengembalikan keseimbangan cairan tubuh juga diperlukan pengobatan untuk mengurangi gejala yang terjadi agar tidak menjadi lebih parah yaitu dengan :
Arang tempurung kelapa
Cara membuat :
- Tumbuk halus arang tempurung kelapa.
- Ayak, lalu tampung dalam wadah yang mudah disimpan.
- Cara Pengobatan Untuk mengobati sapi berikan sebanyak 50 gram melaui mulut
Minyak kelapa
Cara pengobatan dilakukan dengan meminumkan sebanyak kurang lebih 500 ml minyak kelapa untuk pengobatan seekor sapi yang menderita penyakit mencret pada sapi.
Daun nangka dan buah nangka
Ambil yang masih muda dan baru tumbuh lalu diberikan secara langsung maupun ditumbuk dan dicampur sedikit air lalu diminumkan ke ternak
Membuat ramuan jamu dengan komposisi :
- Campur dan haluskan temu ireng, kunir, kencur, lempuyang dantempe busuk masing-masing 200-300 gram, dimasukkan ke dalam plastik dan didiamkan selama 1 malam lalu diperas. Hasil perasan diminumkan 3 kali sehari selama 2 hari.
- Campur dan haluskan lempuyang 3 biji, gula pasir 250 gram lalu tambahkan 10 liter air masak dan diminumkan ke ternak dengan dosis 1 liter/ekor 3 kali sehari.
Penyakit mencret pada sapi akibat faktor fisologis tersebut tentunya terjadi saat kondisi tubuh sedang menurun yang umumnya disebabkan oleh stress akibat perubahan lingkungan secara mendadak.
Upaya untuk mencegah stress pada sapi tersebut dapat dilakukan dengan cara memberikan lingkunyan yang nyaman, makanan yang cukup serta bernilai gizi tinggi dan tambahan multivitamin yang selain berfungsi meningkatkan daya tahan tubuh juga berfungsi sebagai vitamin untuk penggemukan ternak.
Semua cara penanganan yang telah kami berikan diatas adalah usaha untuk sementara waktu dalam upaya mengurangi keparahan penyakit, untuk pengobatan maksimal sekali lagi kami sarankan untuk menghubungi Dokter hewan atau mantri hewan setempat.
Demikian sedikit ulasan tentang penanganan pertama terhadap penyakit mencret pada sapi semoga dapat dimanfaatkan.