Salah satu anggota Pokdakan Mina Mratani yang beralamat di Pedukuhan Gunung Kelir,Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo sudah bisa memijahkan hingga menghasilkan telur dan benih ikan gurami yang baik dan sehat. Benih ikan gurami yang dihasilkan dapat beradaptasi dengan suhu air kolam di pegunungan menoreh. Salah satu kunci keberhasilan dalam perbenihan ikan gurami harus mempunyai cacing sutra untuk pemberian pakan benih ikan gurami . Wilayah Kalurahan Jatimulyo memiliki sumber air dari mata air mudal, mata air sumitro yang dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga dan untuk budidaya ikan.
Hal yang perlu diperhatikan dalam perbenihan ikan gurami yaitu indukan gurami. Berat gurami yang ideal untuk dijadikan induk adalah1,5-2 Kg/ekor. Induk Gurami betina yang ideal digunakan berumur 5 tahun sedangkan induk gurami jantan berumur 3 tahun.Masa produksi optimal induk betina berlangsung selama 5-7 tahun.Semakin tua umur induk gurami,jumlah telur yang dihasilkan semakin menurun tetapi kualitas telur semakin baik.
Secara umun ciri-ciri induk gurami yang baik yaitu sehat tidak cacat, tidak ada bagian tubuh yang luka, sisik tersebar merata teratur, sisik tidak ada yang luka, bentuk ukuran tubuh porposional, bentuk semua sirip normal, pergerakan dan cara renang normal. Perbedaan Induk Gurami jantan dan betina secara fisik yaitu ukuran tubuh induk jantan lebih besar dibanding ukuran induk betina. Dahi induk jantan menonjol sedangkan induk betina rata. Dagu gurami jantan menonjol sedangkan gurami betina rata. Tutup insang gurami jantan kekuningan sedangkan gurami betina putih cokelat. Dasar sirip dada gurami jantan agak terang sedangkan gurami betina gelap. Bentuk perut gurami jantan kempis sedangkan induk gurami betina berisi. Ujung sirip ekor jantan rata sedangkan ujung ekor betina membulat.
Proses perbenihan gurami yang dilakukan di kolam tanah ukuran 18 meter di isi indukan jantan 3 ekor dan betina 7 ekor. Kolam disediakan ijuk untuk indukan jantan membuat sarang. Indukan jantan akan memikat indukan betina dengan cara mondar mandir setelah sarang selesai. Indukan betina yang terpikat akan meletakan telur ke dalam sarang untuk dibuahi induk jantan. Umumnya nafsu makan ikan gurami yang sedang memijah akan menurun sehingga pemberian pakan diberikan setelah induk ikan gurami di kolam induk. Sarang yang berisi telur dipindahkan dari kolam pemijahan ke dalam ember dengan air bersih. Telur ikan gurami dipisahkan dari sarang perlahan-lahan agar tidak rusak. Rata-rata telur yang dihasilkan 4000 telur dengan daya tahan hidup 75%. Ciri–ciri telur yang baik berwarna kuning cerah dan bening sedangkan telur yang kurang baik berwarna putih keruh. Suhu yang sesuai untuk proses penetasan yaitu 27-29 derajat celsius. Perkembangan dan penetasan telur lebih lambat pada suhu rendah dan lebih cepat pada suhu tinggi. Setelah telur menetas umur kira-kira 10 hari bisa diberikan cacing sutera.
Kontributor: Ichwanuddin